Dalam menerapkan sistem manajemen kesehatan dan keselamatan kerja (smk3) paling penting adalah mengetahui sumber bahaya. Pada industri makanan dan minuman sumber bahaya yang bisa menimbulkan kecelakaan kerja bisa terjadi pada hal – hal sebagai berikut :
1. Kejatuhan Benda, penyebabnya :
* Tidak diperhitungkan cara meyimpan barang yang benar, barang apa yang harus ditaruh pada tempat yang tinggi dan yang ditaruh pada tempat yang rendah.
* Rak penyimpanan kurang stabil, namun tidak segera di antisipasi (pembiaran), sehingga mudah roboh.
* Metode penumpukan dan penyimpanan yang buruk seperti tidak membedakan barang mana yang fast moving.
2. Pisau Tangan, (peralatan di meja kerja) penyebabnya :
* Tidak memakai pelindung
* Saat disimpan tidak diselubungi
* Peralatan kondisinya tidak terpelihara dengan baik, seperti pegangan yang kendor dan tumpul
3. Konveyor, adalah penyebab yang tersering terutama pada industri makanan dan minuman besar, hampir 30% dari semua kecelakaan.
* Agoota tubuh terjepi seperti jari-jari, rambut,
* Saat membersihkan tidak menggunakan prosedure atau peralatan yang memadai
4. Terpeleset, penyebabnya
* Lantai terkena air atau bahan makanan karena ada kebocoran atau tumpahan.
* Tidak menggunakan alas kaki yang distandarkan
* Saat pembangunan lantai gedung :
–> tidak memperhatikan tingkat kekasaran (hanya mempertimbangkan estetika saja)
–> Lantai bergelombang sehingga terjadi genangan
* Saat membawa / mendorong beban berat terjadi terpeleset
Untuk lebih jelasnya Anda kami ajak untuk mengikuti pelatihan K3 Industri, Pt Prashetya memiliki pelatihan K3 terlengkap di Indonesia dengan biaya paling terjangkau
Segera hubungi representative kami.













