Facebook Twitter Gplus RSS
formats

K3 Industri Makanan Dan Minuman

Published on April 14, 2012 by in News

Dalam menerapkan sistem manajemen kesehatan dan keselamatan kerja (smk3) paling penting adalah mengetahui sumber bahaya. Pada industri makanan dan minuman sumber bahaya yang bisa menimbulkan kecelakaan kerja bisa terjadi pada hal – hal sebagai berikut :

1. Kejatuhan Benda, penyebabnya :
* Tidak diperhitungkan cara meyimpan barang yang benar, barang apa yang harus ditaruh pada tempat yang tinggi dan yang ditaruh pada tempat yang rendah.
* Rak penyimpanan kurang stabil, namun tidak segera di antisipasi (pembiaran), sehingga mudah roboh.
* Metode penumpukan dan penyimpanan yang buruk seperti tidak membedakan barang mana yang fast moving.

2. Pisau Tangan, (peralatan di meja kerja) penyebabnya :
* Tidak memakai pelindung
* Saat disimpan tidak diselubungi
* Peralatan kondisinya tidak terpelihara dengan baik, seperti pegangan yang kendor dan tumpul

3. Konveyor, adalah penyebab yang tersering terutama pada industri makanan dan minuman besar, hampir 30% dari semua kecelakaan.
* Agoota tubuh terjepi seperti jari-jari, rambut,
* Saat membersihkan tidak menggunakan prosedure atau peralatan yang memadai

4. Terpeleset, penyebabnya
* Lantai terkena air atau bahan makanan karena ada kebocoran atau tumpahan.
* Tidak menggunakan alas kaki yang distandarkan
* Saat pembangunan lantai gedung :
–> tidak memperhatikan tingkat kekasaran (hanya mempertimbangkan estetika saja)
–> Lantai bergelombang sehingga terjadi genangan
* Saat membawa / mendorong beban berat terjadi terpeleset

Untuk lebih jelasnya Anda kami ajak untuk mengikuti pelatihan K3 Industri, Pt Prashetya memiliki pelatihan K3 terlengkap di Indonesia dengan biaya paling terjangkau
Segera hubungi representative kami.

 
 Share on Facebook Share on Twitter Share on Reddit Share on LinkedIn
Comments Off  comments 
formats

Penerapan K3 Umum | Pada Cleaning Service di Mal Dan Plaza

Published on March 11, 2012 by in News


Penerapan K3 Umum di Pusat Perbelanjaan untuk kontraktor Cleaning Servive

Sebuah contoh penilaian risiko untuk bisnis skala kecil, mungkin ini bisa berbeda dengan bisnis Anda, namun bisa digunakan sebagai gambaran seberapa besar bahayanya bisnis ini dan langkah-langkah yang perlu diambil untuk mengontrol resiko,

Biasanya perusahaan cleaning service menyediakan layanan pembersihan komersial mempekerjakan puluhan karyawan tetap, beberapa diantaranya mungkin paruh waktu. Perusahaan ini telah memenangkan kontrak untuk membersihkan beberapa pusat perbelanjaan, misal di Pusat Grosir Cilandak, Poin Center atau yang lainnya. Wilayah yang dikerjakan biasanya luas, meliputi daerah counter (kios), lapak, stan, termasuk area pintu masuk luar, parkir dan lain sebagainya.

Pusat perbelanjaan buka dari 9.00 WIB sampai dengan 21.30 WIB setiap hari, pembersihan umum oleh dua puluh empat petugas kebersihan, dilakukan dari pukul 9.00 WIB sampai dengan 21.30 WIB, dan ada tim pembersihan yang tangguh terdiri dari karyawan yang telah berpengalaman ditempatkan pada derah yang sulit dibersihkan. Seperti yang telah di tetapkan oleh Depnaker bahwa seorang pekerja mendapatkan cuti sakit dan liburan, sedangkan supervisor kebersihan bertanggung jawab atas setiap shift.

Daerah yang cukup sulit dibersihkan sangat banyak, namun dalam tulisan ini dipersempit misal di wilayah kamar mandi “Rest Room” atau “Toilet” dan tempat cuci tangan. Biasanya di tempat ini dilengkapi dengan pengering tangan dan ada gudang kecil untuk menyimpanan alat kebersihan. Alat kebersihan yang digunakan ada yang menggunakan mesin, ada pula yang manual dan beberapa cairan pembersih, semuanya tersimpan secara aman di gudang kecil tersebut

Bagaimana penilaian risiko dilakukan oleh seorang Ahli K3 Umum ?

(more…)

 
 Share on Facebook Share on Twitter Share on Reddit Share on LinkedIn
Comments Off  comments 
formats

Penerapan K3 Konstruksi | Proses Penilaian Resiko

Published on March 12, 2012 by in Blog

Cara Penerapan K3 Dalam Penilaian Resiko

1.0 Proses Penilaian Risiko

Tim HSE (kesehatan dan keselamatan kerja atau K3) mengembangkan proses penilaian risiko sedemikian rupa karena seringkali pengusaha lebih cenderung menghindari kegiatan k3, karena berpikir bahwa kegiatas HSE (kesehatan dan keselamatan kerja) akan merugikan mereka karena hanya menambah biaya saja

Metodologi ini dibuat berdasarkan pendekatan proses penilaian risiko yang akan diterima :

  • Mengidentifikasi Bahaya
  • Menentukan Dampak
  • Menilai Risiko
  • Mengidentifikasi Kontrol
  • Tindakan untuk terus meminimalkan risiko yang teridentifikasi

1.1 Langkah-langkah penting

  • Tentukan proses bisnis lebih dahulu, kemudian tentukan nilai keuntungan
  • Mengembangkan daftar risiko keselamatan terkait proses bisnis
  • Menetapkan nilai (biaya) untuk dampak dan probabilitas kejadian
  • Menetapkan nilai (biaya) untuk pengelolaan risiko secara keseluruhan berdasarkan skala prioritas

1,2 Tentukan nilai untuk Konsekuensi (dampak) dan Probabilitas kejadian (kecelakaan)
Matriks berikut digunakan untuk menetapkan nilai numerik untuk Konsekuensi dan Probabilitas.

Konsekwensi  Tinggi 3 6 9
Sedang 2 5 8
Rendah 1 4 7
Rendah Sedang Tinggi
Kemungkinan Terjadi Celaka

(more…)

 
 Share on Facebook Share on Twitter Share on Reddit Share on LinkedIn
Comments Off  comments 
formats

Pelatihan K3 Listrik | Penilaian Buta Warna

Published on March 12, 2012 by in Blog

Warna :
Warna digunakan untuk mengidentifikasi resistor yang paling tepat, warna seringkali juga menggambarkan isinya. Contoh dalam transportasi maka seorang sopir harus mengetahui mana lampu merah dan mana lampu hijau

Kode Warna Konotatif
*) Artinya warna adalah satu-satunya sarana transfer informasi dan kode tersebut harus diidentifikasi dengan benar untuk memastikan operasi yang aman dari kegiatan tersebut. Contoh pada lampu trafig light.
*) Jika pengenalan warna adalah penting (kode warna konotatif) maka harus mempertimbangkan memodifikasi tempat kerja agar kode warna konotatif dapat terbaca dengan jelas

(more…)

 
 Share on Facebook Share on Twitter Share on Reddit Share on LinkedIn
Comments Off  comments 
formats

Pelatihan K3 Scaffolding (Perancah) | Buku Panduan

Published on March 20, 2012 by in News

Sebuah panduan untuk merangkai perancah (scafolding), pelatihan dan kompetensi bagi para pekerja dalam mendirikan, membongkar, mengubah, memeriksa dan mengawasi operasi perancah.

Banyak orang yang terluka setiap tahun ketika mereka jatuh dari menara atau ketika membalikkan menara, oleh karena itu menara harus dibangun oleh orang-orang terlatih dan kompeten. Ada sejumlah organisasi yang memberikan pelatihan bagaimana cara menegakkan menara scafolding yang aman. Salah satunya adalah PT. Prashetya Quality

Menara perancah merupakan cara untuk mencegah jatuh saat bekerja di ketinggian. Jenis menara yang dipilih harus sesuai untuk pekerjaan, didirikan dan dibongkar oleh orang yang telah terlatih dan kompeten untuk melakukannya. Para pekerja yang menggunakan menara perancah juga harus dilatih mengetahui potensi bahaya dan tindakan pencegahan yang diperlukan saat menggunakan perancah. Dalam membangun dan menggunakan menara perancah harus diinspeksi secara ketat.
(more…)

 
 Share on Facebook Share on Twitter Share on Reddit Share on LinkedIn
Comments Off  comments 
formats

Pelatihan K3 Migas | Penerapan K3 Pada Manajemen APD

Published on March 25, 2012 by in News

Perlu kiranya manajemen untuk Alat Pelindung Diri (APD). Hal ini merupakan bagian dari sistem manajemen kesehatan dan keselamatan kerja (SMK3). Sering kali orang meremehkan tentang APD ini, namun sebaliknya ada sebagian orang justru sangat tergantung dengan APD. Padahal yang tepat adalah gunakan APD secukupnya. mengapa demikian ?

Penting diketahui bahwa Alat Pelindung Diri (APD) ternyata tidak memberikan perlindungan terhadap semua bahan kimia, terutama pada Industri Minyak, dan APD memiliki kekurangan antara lain mengurangi mobilitas, membatasi komunikasi, peningkatan panas dan membuat stres.

(more…)

 
 Share on Facebook Share on Twitter Share on Reddit Share on LinkedIn
Comments Off  comments 
formats

Safety Training | Sea Survival

Published on April 10, 2012 by in News

Kabar gembira PT Prashetya Quality saat ini selain memberikan pelatihan K3 (safety Training), kami juga memberikan pelatihan Basic sea survival materi anatara lain sbb :

1. Mengenal alat/benda apa saja yang bisa dijadikan alat keselamatan.
2. Mengidentifikasi sumber kecelakaan dan rencana menyelamatkan diri
3. Mempelajari peralatan khusus penyelamatan laut
4. Teknik bertahan hidup di laut
5. Membuat signal agar bisa dilihat oleh orang lain
6. Cara teknik penyelamatannya bagi diri sendiri maupun orang lain

Pelatih bersertifikat internasional, tentu sangat berkompten di bidangnya. Untuk itu segera hubungi representative kami

Reff picture

http://www.imosti.com/picture/training/Sea_Survival.jpg

 
 Share on Facebook Share on Twitter Share on Reddit Share on LinkedIn
Comments Off  comments 
formats

Lowongan HSE | Bursa kerja K3

Published on April 10, 2012 by in News

Kabar gembira saat ini PT. Prashetya Quality membuka lowongan kerja bagi yang sudah mempunyai sertifikat ahli K3 atau ak3.baik ahli K3 umum, migas, listrik, scaffolding dan lain-lainnya.

Bagi yang berminat silakan mendaftar, klik lowongan kerja k3 kemudian isi formulirnya..

Data pribadi Anda akan kami rahasiakan, mohon nama, alamat dan perusahaan lama plus alamatnya mohon dicantumkan dengan benar..

Daftar perusahaan yang membutuhkan ak3 akan kami kirimkan melalui Email Anda.

 
 Share on Facebook Share on Twitter Share on Reddit Share on LinkedIn
Comments Off  comments